LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPOUTER

SIMULATOR CISCO TRACER



Disusun oleh : Galih adam firdaus 
NIM : 20190910096
Prodi/kelas : Sistem informasi/SINFC-2019-03


PROGRM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS KUNINGAN 2019


Pengertian IP Address

IP Adress merupakan deretan bilangan biner di antara 32 bit hingga 128 bit yang dipakai sebagai media untuk mengidentifikasi untuk setiap perangkat komputer yang terhubung pada jaringan komputer (intranet / internet). Bilangan biner 32 bit dipakai untuk setiap IP Address versi IPv4, sedangkan bilangan biner 128 bit digunakan untuk setiap versi IP Address IPv6.
IP Address nantinya akan berguna sebagai data identifikasi setiap device (komputer dan perangkat lainnya) yang terhubung ke jaringan komputer yang memanfaatkan internet protocol sebagai media penghubungnya.
Fungsi IP Address
Setelah mengetahui tentang pengertian IP Address, selanjutnya kami akan menginformasikan beberapa fungsi dasar dari sebuah IP Address, yaitu :
  1. Alat Identifikasi Host atau antar muka pada jaringan komputer
Fungsi IP Address yang pertama adalah sebagai alat identifikasi host ataupun antar muka jaringan komputer. Jika diilustrasikan seperti kehidupan nyata, maka IP Address berfungsi sebagai nama ataupun identitas seseorang. Dalam hal ini, seperti halnya nama, setiap komputer memiliki IP Address yang unik da berbeda antara datu dengan yang lainnya (yang terkoneksi pada satu jaringan komputer).
  1. Alamat Lokasi Jaringan
Fungsi IP Address yang kedua adalah sebagai penunjuk alamat lokasi jaringan. Jika kita ilustrasikan kembali dalam kehidupan nyata, maka IP address dapat diilustrasikan sebagai penunjukkan alamat rumah tempat tinggal seseorang. IP Address akan menunjukkan lokasi keberadaan sebuah komputer, berasal dari daerah mana, ataupun negara mana. Dalam hal ini, seperti halnya dalam kehidupan nyata, ada rute / jalan yang harus ditempuh agar data yang diinginkan bisa sampai ke komputer yang ingin dituju.
Kelas-kelas pada IP Adress
  1. Kelas A
IP Address kelas A digunakan untuk sedikit jaringan dengan jumlah host yang sangat banyak. IP Address kelas ini biasanya digunakan untuk jaringan-jaringan komputer yang tidak terlalu padat lalu lintas trafictnya.
  1. Kelas B
IP Address kelas B digunakan pada jaringan yang berukuran sedikit lebih besar / sedang dari IP Address kelas A.  Network IP kelas B biasanya mampu menampung sekitar 65.000 an host.
  1. Kelas C
IP Address kelas C memiliki kemampuan yang paling besar dibandingkan dengan dua kelas yang sebelumnya. IP Address kelas ini mampu dibentuk oleh lebih dari 2 juta network.
Itulah pengertian IP Address dan beberapa kelas IP Address yang ada di dunia internet. Semoga bermanfaat!
Pengertian

                  Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco.


Kegunaan

                 Packet Tracer biasanya digunakan siswa Cisco Networking Academy melalui sertifikasi Cisco Certified Network Associate (CCNA). Dikarenakan batasan pada beberapa fiturnya, software ini digunakan hanya sebagai alat bantu belajar, bukan seabagai pengganti Cisco routers dan switches.Packet Tracer memungkinkan siswa untuk merancang kompleks dan besar jaringan, yang sering tidak layak dengan hardware fisik, karena biaya. Packet Tracer biasanya digunakan oleh siswa CCNA Academy, karena tersedia untuk mereka secara gratis.


Fungsi
                Fungsinya adalah untuk merancang sebuah sistem atau topologi jaringan yang akan di terapkan pada dunia nyata/kerja, karena kalau kita merancang topologi jaringan komputer tanpa bantuan aplikasi seperti ini bisa  membutuhkan biaya yang mahal. Makanya cisco membuat aplikasi seprti ini agar orang dapat belajar tanpa membutuhkan biaya yang mahal.


               Packet Tracer adalah simulator jaringan cross-platform yang dirancang oleh Cisco Systems untuk berjalan di Mac OS, Linux dan Microsoft Windows. Sebuah aplikasi Android serupa juga tersedia. Packet Tracer memungkinkan pengguna untuk membuat topologi jaringan simulasi dengan menyeret dan menjatuhkan router, switch dan berbagai jenis lain dari perangkat jaringan. Sebuah koneksi fisik antara perangkat diwakili oleh "kabel" item. Packet Tracer mendukung sebuah array dari simulasi protokol Application Layer , serta dasar routing dengan RIP , OSPF , EIGRP , BDP , dengan luasan yang dibutuhkan oleh arus CCNA kurikulum. Pada versi 5.3, Packet Tracer juga mendukung Border Gateway Protocol , meskipun, protokol ini tidak diajarkan dalam kurikulum CCNA.

               Pada versi 6.2, Packet Tracer mendukung tertanam web server dengan JavaScript dan dukungan CSS. Baris perintah dapat digunakan untuk membuat sambungan router-to-pc. Versi 6.1.1 menambahkan dukungan untuk berbagai DHCP, EIGRP dan OSPF perintah, meningkatkan dukungan untuk kebijakan Firewall Zona Berbasis. Versi 6.0 menambahkan dukungan untuk iOS versi 15 dan Hot Standby Routing Protocol .

CARA MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACKER

Siapkan kabel LAN dengan konfigurasi Straight, HUB / Switch, dan komputer. Hubungkan ujung konektor pada port ethernet di komputer dan konektor satunya di hubungkan ke HUB/Switch, lihat gambar berikut:
Setting IP Address.
Setelah kita sudah menyiapkan koneksi  fisiknya, kemudian agar keempat komputer dapat saling bisa berkomunikasi,  maka harus diset IP address pada masing-masingkomputer ( komputer A,B,C,D).
Langkah-langkahnya sebagai berikut :
capturenya saya pakai Windows 7
• Klik Start – Control Panel – Network And Sharing Center – Change Adapter Setting
• Kemudian klik Local Area Connection
• kemudian klik kanan lalu pilih Properties
  • Klik Internet Protocol Version 4(TCP/IPv4)
    • kemudian pilih Properties

  • PilihUse the following IP address
    • Isikan IP address : 192.168.1.1
    • Subnet mask : 255.255.255.0
    • Klik OK
    Setting Ip Komputer A selesai.
Lakukan langkah yang sama untuk komputer B,C,D yang beda adalah dalam mengisi IP address
• Untuk komputer B, isi IP address dengan : 192.168.1.2
• Untuk komputer C, isi IP address dengan : 192.168.1.3
• Untuk komputer D, isi IP address dengan : 192.168.1.4
Selesai sudah pemberian alamat IP address untuk keempat komputer.
• Untuk mengecek koneksi komputer A,B,C danD dapat dilakukan dengan perintahping
(untuk dapat melakukan perintah ping, offkan/matikan terlebih dahulu Windows Firewallnya, masuk dari Control Panel–> Windows Firewall –> Turn off Windows Firewall)
Perintah Ping dari komputer A ke Komputer B
• Di Komputer A masuk ke Command prompt
Start – Accessories – Command Prompt
• Pada jendela Command Prompt ketik : Ping 192.168.1.2   kemudian tekan Enter
•  Lakukan juga perintah ping dari setiap komputer untuk mengecek koneksi apakah sudah benar atau tidak
TUGAS

Ada 3 buah gedung yaitu gedung A, B, dan C. Masing masing gedung memiliki 3 lantai dan tiap lantai memiliki 5 PC jadi total ada 45 PC. Buat simlatornya menggunakan Cisco Packet Tracer
1. Buka Cisco Packet Tracer
2. Tambahkan satu buah switch type 2950-24 ke lembar kerja dengan cara drag & drop icon switch (2950-24), kemudian drag & drop 45 buah PC dimana saja sesuai keinginan.
3. Lakukan pengkabelan dengan menggunakan kabel straight, sambungkan pada konektor FastEthernet0 pada tiap PC ke FastEthernet yang masih tersedia di switch,
4. Berikan warna pada setiap baris untuk menandakan gedung A, B, dan C . Sehingga desain jaringan terlihat seperti tampilan berikut :



5. Tambahkan IP Addres sesuai dengan PC Contoh :




Untuk penjelasan memasukan IP Addres sama saja seperti yang sudah saya jelaskan diatas.
masukan IP Addres 
    PC 0 IP Addresnya 10.10.10.0
    PC 1 IP Addresnya 10.10.10.1 dan seterusnya sampai 45 PC
Pada PC ke 20 dengan 26 saya mengganti IP Addresnya menjadi
    PC20 IP Addresnya 20.10.10.20
    PC26 IP Addresnya 20.10.10.26




Tujuannya untuk mengetahui ping yang RTO(rquest timed out) agar tidak semuanya Reply atau tersambung.
 6. Lakukan Ping melalui salah satu PC  dari gedung A ke B ke C untuk mengetahui tersambung atau tidaknya.



    
         R       =  Reply
         RTO =  Request Timed Out

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEKS EDITORIAL : SALAH SATU JARINGAN TERORISME ISLAM

CONTOH ESSAY : BELAJAR DARI ALAM

CONTOH ARTIKEL : PENGARUH GAME ONLINE